Langsung ke konten utama

Irfan Bachdim...harapan muda Indonesia

Dan akhirnya Irfan Bachdim pulang ke rumahnya Indonesia...dan dari pilihan antara Persija dan Persib, dia memilih Persib karena alasan atmosfer yg lebih menarik(hmmm..)

Relijius, dan mengaku sangat menyukai masakan Indonesia(walau tak bisa berbahasa Indonesia) kini Irfan akan dihadapkan dengan iklim sepakbola yang sangat berbeda dengan di Belanda. Bahkan di video di bawah ini (thanks to bung Djenol) bisa dilihat pembekalan untuk Irfan :)

Irfan sangat berharap bisa memakai jersey TimNas Indonesia yang sangat ingin dibelanya BAHKAN memimpikan bisa ke Piala Dunia bersama TimNas (Coba didengarkan keinginan anak muda ini PSSI!) tapiiiii ada tapinya lhoo walau ingin membela namun ia ingin mencoba menembus timnas Belanda dulu :(

Yah, bakat-bakat muda Indonesia yg di luar negeri bisa dibilang cukup banyak. Radja Nainggolan salah satunya dan dia sudah menetapkan hati untuk memilih Belgia sebagai negara yang ingin dibelanya(sigh...yahh inilah yang sangat disayangkan) tapi kita tidak bisa menyalahkan Radja atas pilihannya karena kembali lagi ke sepakbola nasional kita. Potret buram kegagalan demi kegagalan akibat bobroknya sistem pasti akan membuat enggan. Oyah, selain Irfan ada lagi bakat muda yaitu Edwin Soenarto yang bermain di FC Utrecht junior.

Satu lagi adalah Sergio Van Dijk yang lebih tua 6 tahun dari Irfan yang sangat ingin membela TimNas...mungkinkah? biarkan pelatih dan kualitas mereka yang berbicara.

Mari kita berbenah! sampai kapan sepakbola kita akan tenggelam? siapa lagi yang perduli kalau bukan kita semua? memang saya hanya bisa menuliskan pemikiran saya saja melalui blog saya ini untuk para pihak yang berwenang. Semoga saja PSSI tersadar dan mulai segera menyatukan kepingan-kepingan untuk menjaga asa sepakbola kita.

Salah satu impian saya(selain ke Old Trafford melihat ManUnited) adalah melihat Garuda di Piala Dunia...ahh entah kapan impian itu tercapai...

Sedikit Biodata Irfan :
Nama : Irfan Bachdim
Lahir : 11 Agustus 1988
Ayah : Noval Bachdim
Ibu : Hester van Dijic
Tinggi : 172 cm
Berat : 62 kg
Posisi : Gelandang Tengah
Klub : FC Utrecht, Persib







thanks to : goal.com, bung Djenol

Komentar

Nadiahmudz mengatakan…
Ayo jaya irfan bachdim

Postingan populer dari blog ini

Dir9ahayu United Indonesia!

Pastinya bukan hal yang mudah walaupun terbilang muda. Sembilan tahun sudah United Indonesia berdiri, melewati aral yang melintang. Tak semua berjalan mulus, tak semua sesuai harapan tapi entah mengapa cinta kepada komunitas ini tak pernah padam Lebih dari sekedar tulisan, lebih dari sekedar rasa, terkadang terasa di luar akal sehat dan membuat terus bertanya, apa yang membuat komunitas ini begitu istimewa di hati? Dan hanya bisa menjawab di United Indonesia ini aku, kita bertemu keluarga yang walau dengan semua masalah, intrik, selisih paham dan tingkah yang kadang membuat kita emosi, menghela nafas panjang dan mengelus dada tetap membuat kita rindu. Terlalu banyak cinta di rumah ini sehingga tak ada ruang untuk kebencian, kesedihan dan kekecewaan. Semoga rumah ini tetap kokoh berdiri menjadi rumah yang selalu memberi kesejukan, ketentraman dan kedamaian untuk para penghuninya dan semakin kuat menghadapi derasnya ujian waktu untuk melangkah lebih maju. Perjuangan itu takkan...

Suatu hari nanti Indonesiaku...

Suatu hari nanti... Senyumnya akan berkawan damai Lembutnya akan mengajarkan kasih Hangatnya akan selalu memberikan harapan Suatu hari nanti... Budaya yang penuh keindahan ini akan menngajarkan indahnya keragaman pada dunia dan menjadi cahaya yang bersinar gagah Bukan hanya menjadi pengikut Tetapi akan menjadi panutan Tempat yang selalu menjadi muara dari segala rinduku Tempat yang selalu menjadi rumahku Tanah tumpah darahku "Di sana tempat lahir beta Dibuai dibesarkan bunda Tempat berlindung di hari tua Tempat akhir menutup mata" - Ismail Marzuki, Indonesia Pusaka Semoga suatu hari nanti cahaya itu bersinar sebelum senja datang memanggilku.

Mooncake...and its stories

Setiap tanggal 15 bulan delapan penanggalan cina, dikenal juga dengan peringatan makan kue bulan. Ada beberapa versi dan ini beberapa ceritanya. Versi Hou Yi - Chang-Er =================== Zaman dahulu kala, dilangit terdapat 10 matahari menghangatkan langit. Selama musim panas, Kesepuluh matahari bersinar sangat terik dan mengakibatkan kekeringan sehingga kehidupan menjadi sulit bagi Sang Kaisar dan para rakyatnya. Sang Kaisar kemudian memanggil pemanah terkenal yang dapat memanah sangat jauh dengan ketepatan tinggi bernama Hou Yi. Kaisar memerintahkan Hou Yi untuk memanah sembilan dari sepuluh matahari dari langit dengan menggunakan kesembilan panah saktinya. Hou Yi berhasil memanah kesembilan matahari dan musim panas menjadi normal kembali, rakyat pun hidup sejahtera. Berkat keberhasilannya, Kaisar menghadiahkan Hou Yi dengan uang dan perhiasan yang banyak. Hou Yi mengambil uang tersebut untuk menikahi wanita yang sangat ia cintai bernama Chang Er. Pernikahan ini sangat meriah dan k...