Langsung ke konten utama

Selamat jalan mas Herwin...A tribute to a best friend of mine...

(from left : Ami, Mas Herwin and Alsep)

Last wednesday on february 2nd, 2011 i lost one of my best friend mas Herwin. Like a thunder it ruin my heart and i just can't hold my tears. He was a best friend, a brother and we used to talk about United. His wife Ami is a dear friend of mine.

Diagnosed cancer by doctors, mas Herwin struggling to survive. He's a quiet person but once he talked, he will never fail to made you laugh. A true ManUnited supporter with his wifey and son Kenan. I always wanted to have a little family like they had and full of United like them. Imagine, when the seasons get started, they will busy search for the schedule and when they got it they will spread to their family and said that they cannot be disturbed hahaha...what a family!

They are romantic couple and it's sad to see the romance has ended...And now the trio has become a duet,that's what my dear Ami said and although she tried her best not to grieve and looks tough, i know that deep inside she felt really sad and lost her one.

One of the moments i've always remember with mas Herwin is when United won the 18th title when United met Arsenal. We hug each other and he said to me "We have to celebrate together when we reach the 19th title" and we are waiting...too bad mas Herwin will not celebrate the 19th title with us here...but i believe his gonna watch United from up there and celebrate with us.

Goodbye mas Herwin, you will always be in our heart and our mind. I'll always remember the good time and the good chat we had. Gonna miss you from here mas

Till we meet again dear friend...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dir9ahayu United Indonesia!

Pastinya bukan hal yang mudah walaupun terbilang muda. Sembilan tahun sudah United Indonesia berdiri, melewati aral yang melintang. Tak semua berjalan mulus, tak semua sesuai harapan tapi entah mengapa cinta kepada komunitas ini tak pernah padam Lebih dari sekedar tulisan, lebih dari sekedar rasa, terkadang terasa di luar akal sehat dan membuat terus bertanya, apa yang membuat komunitas ini begitu istimewa di hati? Dan hanya bisa menjawab di United Indonesia ini aku, kita bertemu keluarga yang walau dengan semua masalah, intrik, selisih paham dan tingkah yang kadang membuat kita emosi, menghela nafas panjang dan mengelus dada tetap membuat kita rindu. Terlalu banyak cinta di rumah ini sehingga tak ada ruang untuk kebencian, kesedihan dan kekecewaan. Semoga rumah ini tetap kokoh berdiri menjadi rumah yang selalu memberi kesejukan, ketentraman dan kedamaian untuk para penghuninya dan semakin kuat menghadapi derasnya ujian waktu untuk melangkah lebih maju. Perjuangan itu takkan...

Suatu hari nanti Indonesiaku...

Suatu hari nanti... Senyumnya akan berkawan damai Lembutnya akan mengajarkan kasih Hangatnya akan selalu memberikan harapan Suatu hari nanti... Budaya yang penuh keindahan ini akan menngajarkan indahnya keragaman pada dunia dan menjadi cahaya yang bersinar gagah Bukan hanya menjadi pengikut Tetapi akan menjadi panutan Tempat yang selalu menjadi muara dari segala rinduku Tempat yang selalu menjadi rumahku Tanah tumpah darahku "Di sana tempat lahir beta Dibuai dibesarkan bunda Tempat berlindung di hari tua Tempat akhir menutup mata" - Ismail Marzuki, Indonesia Pusaka Semoga suatu hari nanti cahaya itu bersinar sebelum senja datang memanggilku.

Mooncake...and its stories

Setiap tanggal 15 bulan delapan penanggalan cina, dikenal juga dengan peringatan makan kue bulan. Ada beberapa versi dan ini beberapa ceritanya. Versi Hou Yi - Chang-Er =================== Zaman dahulu kala, dilangit terdapat 10 matahari menghangatkan langit. Selama musim panas, Kesepuluh matahari bersinar sangat terik dan mengakibatkan kekeringan sehingga kehidupan menjadi sulit bagi Sang Kaisar dan para rakyatnya. Sang Kaisar kemudian memanggil pemanah terkenal yang dapat memanah sangat jauh dengan ketepatan tinggi bernama Hou Yi. Kaisar memerintahkan Hou Yi untuk memanah sembilan dari sepuluh matahari dari langit dengan menggunakan kesembilan panah saktinya. Hou Yi berhasil memanah kesembilan matahari dan musim panas menjadi normal kembali, rakyat pun hidup sejahtera. Berkat keberhasilannya, Kaisar menghadiahkan Hou Yi dengan uang dan perhiasan yang banyak. Hou Yi mengambil uang tersebut untuk menikahi wanita yang sangat ia cintai bernama Chang Er. Pernikahan ini sangat meriah dan k...