Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sepakbola Indonesia

Garudaku menangis...

Bachdim dan Kim yang bermain untuk klub LPI ternyata tidak masuk dalam skuad U-23 yang diumumkan oleh pelatih Alfred Riedl. Akankah bakat mereka hanya akan sia-sia? Mereka kembali ke Indonesia karena ingin membela panji Garuda, tapi ternyata harus menghadapi kembali birokrasi rumit pemerintah dan pantaskah mereka mendapat perlakuan seperti itu? Bachdim yang pernah mengikuti tes di persib dan persija(dua-duanya klub ISL) dan tidak diterima dan akhirnya diterima oleh Persema yang pada akhirnya memilih mengikuti LPI. Keputusan mereka-kah yang sengaja memilih LPI? tentu saja tidak. Mereka tidak mengerti rumitnya PSSI dan segala tetek bengek korupsi dan kolusi di dalamnya. Mereka hanya ingin bermain di TimNas. Mereka ingin membela tanah tumpah darah yang mereka cintai. Sangat disayangkan, ternyata korupsi dan kolusi sepakbola di Indonesia sebegitu hebatnya hingga menghancurkan bibit dan talenta sepakbola kita. Sebegitu dahsyatnya hingga tak dipikirkan kemajuan sepakbola yang merupakan...

Skuad TimNas Indonesia U-23 Pra-Olimpiade 2012

Tidak terdapat nama Irfan Bachdim, Syamsir Alam, Johan Juansyah dan Kim Kurniawan. Berikut nama-nama pemain Timnas Pra-Olimpiade 2012: 1. Kurnia Meiga (Arema Indonesia) 2. Arditani Ardiyasa (Persija) 3. Muhamad Ridwan (Tangerang Wolves) 4. Abdul Hamid Mony (Persiba) 5. Safri Umi (Persiraja) 6. Dias Angga Putra (Persib) 7. Ahmad Farizi (Arema Indonesia) 8. Gunawan Dwi Cahyo (Sriwijaya FC) 9. Rahmat Latif (Sriwijaya FC) 10. Fachrudin (PS. Sleman) 11. Septia Hadi (PSPS Pekanbaru) 12. Okto Maniani (Sriwijaya FC) 13. Dendi Santoso (Arema Indonesia) 14. Egi Melgiansyah (Pelita Jaya) 15. Hendro Siswanto (Persela) 16. Ramdani Lestaluhu (Persija) 17. Nasution Karubaba (Perseman) 18. Engelberth Sani (Pelita Jaya) 19. Johan Yoga (Persib) 20. Rishadi Fauzi (Persita) 21. Aris Alfiansyah (Persela) 22. Titus Bonai (Persipura) 23. Risky Novriansyah (Persijap) 24. David Lali (Persipura) 25. Yongki Aribowo (Arema Indonesia) 26. Ruben Warbanaran (masih dalam proses WNI) Sou...

Malam penuh kilau cahaya...

21 Desember 2010 Tak sabar rasanya ingin melihat pertandingan yang mendebarkan ini...tak sabar rasa hati ini melihat 11 pemain Garuda bertempur merebut tiket final yang sudah di depan mata. Setelah di leg pertama kita menang 1-0 lewat heading Christian Gonzales, hari ini saya dan teman-teman menyaksikan leg ke-2. Semua tentunya berdebar menantikan game ini dan tak sabar ingin melihat tim Garuda kebanggaan kami mengepakkan sayapnya menuju final. Memasuki stadion, tempat "ibadah" nan sakral ini sudah dipenuhi lautan manusia. Akhirnya saya berhasil mendapatkan tempat duduk setelah sempat duduk di tangga. Bagi saya yang ada di tempat tertinggi stadion GBK, saat itu perasaan saya berkecamuk...tak dapat terurai kata-kata. Satu per satu saya nikmati pemandangan puluhan ribu bahkan mungkin ratusan ribu manusia yang memenuhi tiap sudut stadion tanpa jarak dari ujung ke ujung dan penuh kilau dan kilat cahaya yang tak henti-hentinya memancarkan sinar. Sejauh mata memandang, merah y...

Sebuah tulisan luar biasa dari Ucup...

Andi Bachtiar Yusuf, sungguh tulisan luar biasa darinya...ungkapan dari hati terdalam. Aku dan sahabatku Sharaz (yang dengan baik hatinya men-share link tulisannya di duniasoccer.com)dan membaca ini membuat aku menangis haru...dan ya, sahabatku Sharaz juga menangis... Kalian harus membaca ini! 08 Desember 2010 | 07:20 Para Lelaki Anugerah Tuhan Andibachtiar Yusuf “Indonesia…Indonesia…Indonesia….!!! Demikian teriak kami lengkap dengan segala gegap gempitanya. Kami memuja kalian wahai sang Garuda yang tertempel di dada kalian, 11 lelaki anugerah Tuhan yang berlari mengejar bola demi nama bangsa. Lambang yang bersemayam di hati sejak kami dilahirkan, dibisikkan setiap hari oleh orang tua dan diajarkan oleh para guru betapa besar makna burung yang dipajang di depan kelas itu. “Garuda di dadaku!” demikian sorak kami menyambut kalian, wahai 11 orang terpilih. Mereka yang di pundaknya kami tautkan segala beban untuk mengambil kehormatan yang telah lama pergi itu. Kehormatan...

Naturalization is the answer for Garuda? The AFF 2010 Journey

Indonesia National Football Team...Usually always being underestimated by people even Indonesians themselves! but yeah this time we prove we can win (and with style of course)! The AFF Squad this time is different. We have 1 naturalization player, Christian Gonzales and welcome home Irfan Bachdim. Christian was born in paraguay while Irfan have Indonesia blood from his father side. Well, with Mr.Riedl in control, Christian "el locco" and Irfan, not to mention Oktavianus Maniani "the black pearl" now we headed to the next step. Now the game is more entertaining, more sharp passing and more passionate football shown by the team. Never in my life i watch Indonesia win the game when i watch at the GBK. But on the 1st of december 2010, i had a fiesta! we won 5-1 against our rival malaysia(gonzales and irfan made their first appearance and a goal each). And today, on the 2nd game of AFF, we crushed Laos 6-0...fantastic score and yes, it was a party to us Indonesian ...

Kepak Garuda Muda!

Anggapp saja saya mungkin fans yang berlebihan. Saya menyaksikan pertandingan saat tersisa 10 menit dan belum memperhatikan skor. Melihat suasana stadium dan semangat supporter yang masih membara setelah dikalahkan 7-1 oleh Uruguay pun membuat aku bangga. Masih banyak yang membela negara kita dan membuat air mata tiba-tiba jatuh tak terbendung. Terharu oleh semangat yang ditunjukkan para supporter, terharu oleh semangat nasionalisme membela negara kita meski telah dihancurkan Uruguay. Dan ketika melihat di pojok kiri atas televisi, air mata kembali jatuh dan disertai senyum bahagia. 2-0! dan yah ini rasanya menang. Ini rasanya negeriku tercinta menang. Terserah mau dibilang maldives selevel atau di bawah kita atau apapun itu, yang penting menang dan dengan skor meyakinkan. Kebahagiaan bertambah lengkap saat tony mencetak gol ketiga dengan indah! first time langsung dari sisi kanan pertahanan dan menggetarkan jala maldives. Dan setelah usai, saya langsung mematikan tv tidak ingin me...

Harga diri bangsa!

Memang prestasi sepak bola kita tidak bisa dibandingkan dengan prestasi sepak bola luar negeri seperti brasil, argentina, jerman, inggris dan lainnya yang sudah menjadi kiblat sepakbola dunia. Indonesia adalah negara yang mencintai sepakbola. Dan dengan penduduk berjumlah lebih dari 200 juta pantas saja banyak yang mengharapkan sepakbola kita bisa mencapai level yang lebih tinggi. Tidak usah bicara dunia, tidak usah di asia, bahkan di tingkat asean pun kita masih mengelus-elus dada menatap hasil pertandingan. Saya bukan pengamat ahli seperti kak Andi Bachtiar atau teman saya Pangeran Siahaan yang luar biasa pengetahuannya tentang sepakbola sampai ke statistik. Saya hanya menikmati pertandingan saja. Dan jelas level Indonesia negara saya tercinta ini jauh dari yang saya harapkan. Seperti banyak yang bilang, kalau nonton Indonesia jangan ngelihat hasil deh. Bayangkan kemarin ketika uruguay mencetak gol lewat suarez stadion GBK bergemuruh...lha itu kan tim lawan yang mencetak gol? bag...

Hanif Sjahbandi...Indonesia di ManUnited

Dan pemuda kecil ini mencuri perhatian ketika dia bermain di MU Soccer School dan berhasil menarik perhatian United sehingga dia diundang ke World Skills Final pada October 2009. Hanif Sjahbandi nama lengkapnya. Yah, semoga dengan dukungan dari orang tua dan ditunjang skillnya(plus dilatih oleh legenda United Ole Gunnar Solksjaer) pemuda yang membela timnas U-13 ini bisa menjadi orang Indonesia pertama yang bermain untuk ManUnited! Bangga dan semoga Hanif sukses terus dan membawa nama harum bangsa :) Go Hanif! thx to harimaumalaya for d pics.

Irfan Bachdim...harapan muda Indonesia

Dan akhirnya Irfan Bachdim pulang ke rumahnya Indonesia...dan dari pilihan antara Persija dan Persib, dia memilih Persib karena alasan atmosfer yg lebih menarik(hmmm..) Relijius, dan mengaku sangat menyukai masakan Indonesia(walau tak bisa berbahasa Indonesia) kini Irfan akan dihadapkan dengan iklim sepakbola yang sangat berbeda dengan di Belanda. Bahkan di video di bawah ini (thanks to bung Djenol) bisa dilihat pembekalan untuk Irfan :) Irfan sangat berharap bisa memakai jersey TimNas Indonesia yang sangat ingin dibelanya BAHKAN memimpikan bisa ke Piala Dunia bersama TimNas (Coba didengarkan keinginan anak muda ini PSSI!) tapiiiii ada tapinya lhoo walau ingin membela namun ia ingin mencoba menembus timnas Belanda dulu :( Yah, bakat-bakat muda Indonesia yg di luar negeri bisa dibilang cukup banyak. Radja Nainggolan salah satunya dan dia sudah menetapkan hati untuk memilih Belgia sebagai negara yang ingin dibelanya(sigh...yahh inilah yang sangat disayangkan) tapi kita tidak bisa menyala...

Nonton Indonesia vs Oman

Anak-anak United Indonesia berkumpul kembali untuk menyaksikan game Indonesia vs Oman di GBK yang hari itu penuh sesak. Sempat ada penonton yang hp-nya diambil saat game blm dimulai dan membuat aga2 parno... Pertandingan berlangsung tepat seperti yang tidak diharapkan, kalah dalam segala hal! sempat terhibur oleh gol penyeimbang, namun kembali tertunduk lesu setelah Oman membobol gawang tuk memastikan kemenangan. Hal yang menggembirakan adalah berkumpul bersama kawan-kawan...sempat khawatir dengan tidak muncul-munculnya om Anjas (dan kita berkeliling saat half time mencarinya dan ehh malah ketemu bang Hengki hahaha). Om tetap tidak ketemu sampai game selesai dan kita berkkumpul kembali di parkiran putt-putt golf. Setelah ditunggu-tunggu akhirnya si om kembali dengan senyum santai dan kita pun bergerak makan di roti bakar Edi. Oyah, ada kejadian lucu. Saat menjelang pertandingan berakhir, ada penonton yang berhasil menerobos masuk ke lapangan dan sprint sekitar 80 meter (wow!)namanya He...