Langsung ke konten utama

Naturalization is the answer for Garuda? The AFF 2010 Journey

Indonesia National Football Team...Usually always being underestimated by people even Indonesians themselves! but yeah this time we prove we can win (and with style of course)!

The AFF Squad this time is different. We have 1 naturalization player, Christian Gonzales and welcome home Irfan Bachdim. Christian was born in paraguay while Irfan have Indonesia blood from his father side.

Well, with Mr.Riedl in control, Christian "el locco" and Irfan, not to mention Oktavianus Maniani "the black pearl" now we headed to the next step. Now the game is more entertaining, more sharp passing and more passionate football shown by the team.

Never in my life i watch Indonesia win the game when i watch at the GBK. But on the 1st of december 2010, i had a fiesta! we won 5-1 against our rival malaysia(gonzales and irfan made their first appearance and a goal each). And today, on the 2nd game of AFF, we crushed Laos 6-0...fantastic score and yes, it was a party to us Indonesian people. Too bad this time i didn't have the chance to watch it in GBK, only from telly. But the National team is back from a long sleep i guess! and am so happy for that.

This time one name got stucked in my heart. I'm melting to see how he played. Yes he is Octavianus Maniani, an Indonesian from papua. 20 years old and shows us spectacular play. His spirit, pace and killer instict are superb! never seen an Indonesian player play on his level. He just kept moving arround and not even lost his breath... a talent that must be well taken care by PSSI. A treasure for Indonesian Football.

I dont know, when everybody is talking about Irfan (yes he is very good), i go with Octo!

I admit that the naturalization bring positivety in the national team. And i have to say, well done!

Well, with winner against Laos, Indonesia secure a semifinal and hopefully we'll the cup for the first time...ameeennn on that! :)

Go Garuda, let's fly and be the champion! :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dir9ahayu United Indonesia!

Pastinya bukan hal yang mudah walaupun terbilang muda. Sembilan tahun sudah United Indonesia berdiri, melewati aral yang melintang. Tak semua berjalan mulus, tak semua sesuai harapan tapi entah mengapa cinta kepada komunitas ini tak pernah padam Lebih dari sekedar tulisan, lebih dari sekedar rasa, terkadang terasa di luar akal sehat dan membuat terus bertanya, apa yang membuat komunitas ini begitu istimewa di hati? Dan hanya bisa menjawab di United Indonesia ini aku, kita bertemu keluarga yang walau dengan semua masalah, intrik, selisih paham dan tingkah yang kadang membuat kita emosi, menghela nafas panjang dan mengelus dada tetap membuat kita rindu. Terlalu banyak cinta di rumah ini sehingga tak ada ruang untuk kebencian, kesedihan dan kekecewaan. Semoga rumah ini tetap kokoh berdiri menjadi rumah yang selalu memberi kesejukan, ketentraman dan kedamaian untuk para penghuninya dan semakin kuat menghadapi derasnya ujian waktu untuk melangkah lebih maju. Perjuangan itu takkan...

Suatu hari nanti Indonesiaku...

Suatu hari nanti... Senyumnya akan berkawan damai Lembutnya akan mengajarkan kasih Hangatnya akan selalu memberikan harapan Suatu hari nanti... Budaya yang penuh keindahan ini akan menngajarkan indahnya keragaman pada dunia dan menjadi cahaya yang bersinar gagah Bukan hanya menjadi pengikut Tetapi akan menjadi panutan Tempat yang selalu menjadi muara dari segala rinduku Tempat yang selalu menjadi rumahku Tanah tumpah darahku "Di sana tempat lahir beta Dibuai dibesarkan bunda Tempat berlindung di hari tua Tempat akhir menutup mata" - Ismail Marzuki, Indonesia Pusaka Semoga suatu hari nanti cahaya itu bersinar sebelum senja datang memanggilku.

Mooncake...and its stories

Setiap tanggal 15 bulan delapan penanggalan cina, dikenal juga dengan peringatan makan kue bulan. Ada beberapa versi dan ini beberapa ceritanya. Versi Hou Yi - Chang-Er =================== Zaman dahulu kala, dilangit terdapat 10 matahari menghangatkan langit. Selama musim panas, Kesepuluh matahari bersinar sangat terik dan mengakibatkan kekeringan sehingga kehidupan menjadi sulit bagi Sang Kaisar dan para rakyatnya. Sang Kaisar kemudian memanggil pemanah terkenal yang dapat memanah sangat jauh dengan ketepatan tinggi bernama Hou Yi. Kaisar memerintahkan Hou Yi untuk memanah sembilan dari sepuluh matahari dari langit dengan menggunakan kesembilan panah saktinya. Hou Yi berhasil memanah kesembilan matahari dan musim panas menjadi normal kembali, rakyat pun hidup sejahtera. Berkat keberhasilannya, Kaisar menghadiahkan Hou Yi dengan uang dan perhiasan yang banyak. Hou Yi mengambil uang tersebut untuk menikahi wanita yang sangat ia cintai bernama Chang Er. Pernikahan ini sangat meriah dan k...