Langsung ke konten utama

We are United Indonesia...

Hidup adalah sebuah perjalanan yang patut disyukuri dan salah satu syukur yang terucap adalah ketika bertemu dengan mereka yang selalu menghangatkan dan “menghidupkan”. 2006 adalah tahun yang akan selalu terpatri saat pertama bertemu dengan mereka. Tak menyangka bisa jadi bagian dari perjalanan tak terlupakan ini.

Bersama mereka begitu bermakna di dalam hati. Semua begitu cepat, tanpa kita sadari mereka begitu berarti dan tak bisa kita jauh dari keluarga ini. Di setiap langkah, setiap nafas, setiap pikiran pasti akan terlintas nama itu, United Indonesia.

Dan hanya ada rasa bangga melihat begitu besar pengorbanan mereka untuk memajukan United Indonesia. Tak sekedar lelah, tak sekedar tenaga namun tawa,canda, tangis dan air mata yang tertumpah di sepanjang jalan tanpa lelah mengiringi cinta, semangat dan ketulusan yang ada di dalamnya.

Hati tak bisa berbohong dan keluarga ini telah mencuri hati setiap yang ada di dalamnya, termasuk juga hatiku yang akan selalu menjadi milik United Indonesia. Di sini hatiku berlabuh, di sini selalu tulus cintaku.

Sebuah kehormatan bisa menjadi bagian dari perjalanan keluarga besar ini, sebuah kehormatan bisa melihat begitu banyak cinta yang tercurah di dalamnya dan membuat hidup kian berarti. Sebuah kehormatan bisa bertemu dengan orang-orang luar biasa yang berada di dalamnya.

Di sini kutemukan bahagia, aku bertemu dengan orang-orang yang dengan lantang kukatakan “sahabat”, juga kutemukan asa dan kedamaian. Dan jika ada yang bertanya suatu saat nanti, apa yang kau dapatkan dari United Indonesia? Aku akan menjawab dengan bangga : CINTA dan KELUARGA.

Our heart, Our life, Our love.
For you, United Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada senyum yang tersisip...

Seharusnya pagi ini tadi para fans United bisa menyaksikan latihan tim tercinta yang sudah ditunggu-tunggu, tapi harapan tinggal harapan...impian indah itu terpaksa dikubur dalam dunia angan...semua impian indah itu berantakan...semua kerja keras itu sia-sia... Begitu mendengar berita di hardrock fm ada bom di ritz..langsung lemes...dan ternyata betul..teman-teman pengurus United Indonesia lgs menginformasi lewat sms dan telpon...MU terancam batal! Akhirnya United confirm batal hadir ke Jakarta... semua harapan langsung sirna... air mata tak tertahan... butuh waktu untuk mencerna (dan sampai saat ini) masih berat menerima kenyataan ini... 3000 tiket yang sudah diambil di tempat pak Agum Gumelar pun sia-sia... pengembalian tiket pun jadi berubah menjadi validasi data untuk refund dan semua kecewa. Tapi dibalik rasa kecewa itu, ada senyum yang menghias karena melihat bagaimana sesama fans united saling menguatkan satu sama lain, berbagi suka dan duka...menangis dan tertawa bersama...Bers...

Another draw result! can't you believe it?

Ow my dear God...it's torturing to see the result 2-0 and then it turns out to be a draw again...i just can't believe what i've seen! No..no way jose! it is just a dream and am gonna wake up *sigh* But as i said, when we support United we don't care win lose or draw we just support United but of course there will be a lil critism when they play badly. And this time everything looks like its gonna be ok when United leading 1-0, 2-0 but suddenly wesbrom has found their way to bounce back and with VDS blunder the score stay at 2-2. And the worse of it all is when the "so called" United fans suddenly burst out "Edwin made stupid mistake like Green" arghhh at that point my heart aching. WE, MAN UNITED SUPPORTER WILL ALWAYS SUPPORT UNITED WHATEVER THE RESULT! and for God's sake, VDS has always been and always will be our heroes despite the fact that he made blunder. One time and can erase all the saves he made for United? i don't think so....

Berkawan Sepi...

Dan secepat angin yang menghempaskan nafasku..aku membutuhkan ruang untuk melambatkan pandanganku yang kabur. saat kilatan cahaya yang ditimbulkan kereta itu bergerak pergi...secepat itu juga jiwaku terbawa bersamanya...aku kosong... Inikah hampa yang kurasakan? Inikah sepi yang menghampiriku? hey..sejak kapan kita menjadi kawan? aku tak ingat kapan kita berkenalan... Tidakkkk!!! Oh Tuhan, terdengarkah teriakku? sepertinya mereka semua tak mendengar aku hilang wujud samar dalam bentuk Dan awan yang kini menyelimuti bulan kekasihnya berpaling dariku membiarkan gelap menyelimutiku, membawaku terseret dan tersesat dalam kabut... Aku tak tahu bagaimana hampa...kini aku tahu Aku tak tahu apa itu sepi...kini kurasakan Aku tak tahu bagaimana rasanya kosong...kini jiwaku merasakan Haruskah kuucapkan selamat datang pada mereka? Haruskah kupeluk mereka yang sekarang sedang menghampiriku? Hatiku... dimana kau sekarang? hanya kau yang bisa menjawab...