Langsung ke konten utama

Untukmu Garudaku...

Kami datang Garuda, jangan pernah takut kami akan meninggalkamu...
Jangan pernah takut kami akan mengingkarimu...
Perjalanan panjang yang telah teraih, secercah harapan yang kembali bersinar
dan sebongkah asa yang menyelimuti hati jelas adalah untukmu.

Jangan hiraukan kekalahan ini,
Tak pantas semuanya kami limpahkan padamu Garuda...kalian telah berjuang luar biasa demi nama bangsa yang kita cintai INDONESIA
Seharusnya kami yang malu karena hanya bisa mencercamu bukan mendukungmu saat dirimu membutuhkan semangat dari kami. Namun sudah terlalu lama kami rindu melihat kejayaan negeri ini yang tinggal di depan mata. Maafkan kami yang terlalu gampang menghujat dan menilai tanpa melihat dirimu juga bisa meneteskan air mata kecewa...bukan ingin kami menyakitimu dan tentunya kami harusnya lebih memberikan kepercayaan kami pada dirimu.

Jangan hiraukan kekalahan ini,
Sesungguhnya kita menang malam itu...ada selebrasi lebih dari sekedar mengangkat piala juara
Lihatlah sekitarmu Garuda, lebih dari 80ribu pendukungmu hadir memberikan dukungan
Lihatlah sekitarmu Garuda, doa ratusan juta umat menyertaimu sebelum, sepanjang dan setelah pertandingan
Lihatlah sekitarmu Garuda, lihat perjuangan kami yang hanya ingin selalu berada di dekatmu agar dirimu tahu kamu, kalian tidak sendiri berjuang...kami selalu ada bersama kalian
Lihatlah sekitarmu Garuda, ratusan juta pasang mata menyaksikanmu bersama-sama bersatu menyanyikan lagu kebangsaan kita serentak dengan hati
Lihatlah sekitarmu Garuda, Kami bangga dengan pencapaian kalian. Bagi kami kalian adalah sang juara
Lihatlah sekitarmu Garuda, gemuruh tepuk tangan kami yang tetap membahana walaupun hasil akhir tidak seperti yang diharapkan
Lihatlah sekitarmu Garuda, suara lantang kami yang tetap tegak bersama kalian menyanyikan kembali lagu kebangsaan Indonesia Raya bersama-sama
Lihatlah sekitarmu Garuda, lihatlah saat ratusan ribu pasang mata setia bersamamu hingga akhir
Lihatlah sekitarmu Garuda, air mata kami pun jatuh menetes tak terbendung, namun kami tetap lantang bernyanyi untuk negeri dan kalian yang kami banggakan.Semuanya telah kami kerahkan, bahkan beberapa nyawa telah melayang dalam upaya mereka untuk mendukungmu dan menunjukkan kecintaan mereka kepadamu.

Jangan bersedih Garuda,
Kami bangga padamu, kami akan tetap selalu mendoakanmu
Terus kembangkan sayapmu wahai Garuda, teruslah bersinar
Di pundakmulah kami letakkan harapan
Di pundakmulah kami titipkan impian kami

Jangan takut terbang Garuda,
Sudah waktunya kejayaan kembali kita rengkuh
teruslah berjuang
teruslah banggakan kami
teruslah memberi warna dalam hidup dan hati kami
teruslah menjadi Garuda kebanggan kami.

Semua ini hanyalah awal, bukan akhir...
Dan sepanjang nafas ini berhembus, kami milikmu
Bersama kita selamanya...

Terima kasih wahai Garudaku...dari lubuk hati kami yang terdalam. Kalian selalu di hati...


INDONESIA!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANU

Seberuntung apa saya dalam hidup ini, mungkin salah satunya adalah punya keluarga kedua yang bernama ANU. Saya tidak bisa menggambarkan betapa beruntungnya saya bisa menjadi bagian dari mereka. Ibaratnya permen semua rasa ada, ibarat TV Show macam The Tonight Show. Ga perlu kata kata, ga perlu apa apa mereka bisa membuat keluar air mata saking lucu dan keluar air mata sedih. Ya itulah mereka, yang selalu ada untuk satu sama lain dan memberi support serta menghibur dengan cara mereka masing masing, dan itu membuat saya merasa kaya, kaya akan kasih sayang. Yang paling menyiksa ada ketika menerima semua kebaikan mereka dan ga mampu membalas selain hanya bisa membayangkan dan mendoakan mereka. Ada di saat susah itu adalah ujian persahabatan dan mereka semua selalu ada. Cerewet dan perhatian mereka malah bisa melebihi keluarga dan ya, di mata saya mereka adalah keluarga saya. Keluarga yang akan selalu saya sayang. Untuk mereka yang selalu ada untukku, untuk mereka yang tak pernah memand...

Surat untuk Bapak di atas sana

Maafkan lisa Pak Si anak bandel yang selalu saja tak mematuhimu Si anak keras kepala yang suka bikin engkau senewen Si anak yang lamban yang suka membuatmu kesal Maafkan lisa tidak bisa jadi seperti yang engkau harapkan Tanpamu aku terpuruk Duka ini tak kunjung selesai Tanpamu aku terjatuh Dari ketinggian semua dan langsung mencium tanah Semua gelap Semua berputar begitu cepat Semua begitu kelam Lisa kangen Pak, Kangen ditelponin dan ditanya lagi di mana Kangen ditelponin dan ditanya lagi ngapain, mau ke sini ga, Nyipa ada beli makanan untuk kamu Kangen ngobrol kita di akhir pekan, duduk menghadap tv dan mengobrol, mengomentari acara di tv Kangen jalan bareng kita entah itu ke Mall atau Pasar Kangen kita makan bakmi berdua dan engkau selalu tidak bisa habis satu mangkok dan selalu aku yang menghabiskan Kangen nyetirin Nyipa belanja ke toko buah dan ke kota, ditunjukin tempat tempat yang biasa engkau lalui Kamu yang selalu bilang lisa bisa Tapi lisa ga bisa Pak ...

Dir9ahayu United Indonesia!

Pastinya bukan hal yang mudah walaupun terbilang muda. Sembilan tahun sudah United Indonesia berdiri, melewati aral yang melintang. Tak semua berjalan mulus, tak semua sesuai harapan tapi entah mengapa cinta kepada komunitas ini tak pernah padam Lebih dari sekedar tulisan, lebih dari sekedar rasa, terkadang terasa di luar akal sehat dan membuat terus bertanya, apa yang membuat komunitas ini begitu istimewa di hati? Dan hanya bisa menjawab di United Indonesia ini aku, kita bertemu keluarga yang walau dengan semua masalah, intrik, selisih paham dan tingkah yang kadang membuat kita emosi, menghela nafas panjang dan mengelus dada tetap membuat kita rindu. Terlalu banyak cinta di rumah ini sehingga tak ada ruang untuk kebencian, kesedihan dan kekecewaan. Semoga rumah ini tetap kokoh berdiri menjadi rumah yang selalu memberi kesejukan, ketentraman dan kedamaian untuk para penghuninya dan semakin kuat menghadapi derasnya ujian waktu untuk melangkah lebih maju. Perjuangan itu takkan...