Langsung ke konten utama

The Royal Wedding : Impian indah tentang cinta

Siapa yang tidak menginginkan seorang pangeran datang menjemput di atas kuda putihnya dan melamarnya? well saya dibesarkan dengan kisah-kisah indah percintaan disney yang berakhir bahagia dan membuat saya suatu saat nanti ingin menemukan pangeran saya. Muluk? mungkin bagi sebagian orang. Tapi akuilah, setiap orang membutuhkan romance dalam hidupnya. Tak ada yang lebih indah di dunia ini selain mencintai dan dicintai.

Prince William dan Kate yang melangsungkan pernikahannya 29 April 2011 lalu membuat (hampir) semua mata tertuju pada mereka. Kisah mereka yang berakhir bahagia membuat semua orang ingin menjadi saksi dari kekekalan cinta mereka, termasuk saya.

Tak perlu seorang pangeran yang datang di atas kuda putih tuk menjadikan kisah cinta berakhir indah menurut saya. Tak perlu seremoni spektakuler untuk mengesahkan sebuah ikatan cinta dan menjadikan momen berkesan romantis. Romantisme tidak bisa dibuat, tidak bisa diatur karena romantisme tercipta dengan sendirinya.


Tak ada yg bisa meng-aktingkan bahasa tubuh, tatapan mata dan senyum untuk orang yang dia cintai. Dibandingkan dengan ciuman di balkon atara William dan Kate, saya lebih memilih foto ini. Coba lihat sorot mata William dan bahasa tubuh Kate serta tangan Will yang memeluk erat Kate, dan saya menemukan keromantisan mereka.

Tak ada yang bisa menentukan kapan cinta akan datang menyapa, tak ada yang bisa mengatur bagaimana cinta masuk ke dalam sanubari kita. Hanya Tuhan dan hati kita yang bisa menjawabnya.

Mari kita nikmati saat cinta datang mengetuk pintu hati kita dan meminta ijin untuk memasuki sisi hati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dir9ahayu United Indonesia!

Pastinya bukan hal yang mudah walaupun terbilang muda. Sembilan tahun sudah United Indonesia berdiri, melewati aral yang melintang. Tak semua berjalan mulus, tak semua sesuai harapan tapi entah mengapa cinta kepada komunitas ini tak pernah padam Lebih dari sekedar tulisan, lebih dari sekedar rasa, terkadang terasa di luar akal sehat dan membuat terus bertanya, apa yang membuat komunitas ini begitu istimewa di hati? Dan hanya bisa menjawab di United Indonesia ini aku, kita bertemu keluarga yang walau dengan semua masalah, intrik, selisih paham dan tingkah yang kadang membuat kita emosi, menghela nafas panjang dan mengelus dada tetap membuat kita rindu. Terlalu banyak cinta di rumah ini sehingga tak ada ruang untuk kebencian, kesedihan dan kekecewaan. Semoga rumah ini tetap kokoh berdiri menjadi rumah yang selalu memberi kesejukan, ketentraman dan kedamaian untuk para penghuninya dan semakin kuat menghadapi derasnya ujian waktu untuk melangkah lebih maju. Perjuangan itu takkan...

Suatu hari nanti Indonesiaku...

Suatu hari nanti... Senyumnya akan berkawan damai Lembutnya akan mengajarkan kasih Hangatnya akan selalu memberikan harapan Suatu hari nanti... Budaya yang penuh keindahan ini akan menngajarkan indahnya keragaman pada dunia dan menjadi cahaya yang bersinar gagah Bukan hanya menjadi pengikut Tetapi akan menjadi panutan Tempat yang selalu menjadi muara dari segala rinduku Tempat yang selalu menjadi rumahku Tanah tumpah darahku "Di sana tempat lahir beta Dibuai dibesarkan bunda Tempat berlindung di hari tua Tempat akhir menutup mata" - Ismail Marzuki, Indonesia Pusaka Semoga suatu hari nanti cahaya itu bersinar sebelum senja datang memanggilku.

Mooncake...and its stories

Setiap tanggal 15 bulan delapan penanggalan cina, dikenal juga dengan peringatan makan kue bulan. Ada beberapa versi dan ini beberapa ceritanya. Versi Hou Yi - Chang-Er =================== Zaman dahulu kala, dilangit terdapat 10 matahari menghangatkan langit. Selama musim panas, Kesepuluh matahari bersinar sangat terik dan mengakibatkan kekeringan sehingga kehidupan menjadi sulit bagi Sang Kaisar dan para rakyatnya. Sang Kaisar kemudian memanggil pemanah terkenal yang dapat memanah sangat jauh dengan ketepatan tinggi bernama Hou Yi. Kaisar memerintahkan Hou Yi untuk memanah sembilan dari sepuluh matahari dari langit dengan menggunakan kesembilan panah saktinya. Hou Yi berhasil memanah kesembilan matahari dan musim panas menjadi normal kembali, rakyat pun hidup sejahtera. Berkat keberhasilannya, Kaisar menghadiahkan Hou Yi dengan uang dan perhiasan yang banyak. Hou Yi mengambil uang tersebut untuk menikahi wanita yang sangat ia cintai bernama Chang Er. Pernikahan ini sangat meriah dan k...