Langsung ke konten utama

Saat statistik tak mampu berkata apa-apa (Inspired by Ami)





Lupakanlah semua statistik yang terpampang hampir di semua media cetak seblum leg2 United vs Inter...
Lupakanlah bahwa ada yang mendominasi dan ada yang tersudut dalam statistik itu...

PEMBUKTIAN...itu yang dinantikan! statistik tidak penting, hanya sebagai tolak ukur saja namun tidak berpengaruh...
KENYATAAN...itu yang paling penting! dan dinihari tadi United dan Ferguson telah membuktikan bahwa torehan statistik tidak mampu membendung Setan Merah untuk meraih tiket perempat final UCL 08/09...

setelah hasil imbang di Meazza, semua beranggapan kans United untuk melangkah akan berat terutama Mourinho lebih unggul atas Ferguson dalam rekor pertemuan dan dikenal sebagai "Spesialis Babak-2" karena canggihnya dia dalam membaca permainan dan dapat membalikkan posisi di babak ke-2(tentu masih ingat bagaimana di leg1 kita diserang di babak kedua). Karena itu ketika unggul 1-0 (oleh heading luar biasa Vida)di babak pertama 2nd Leg, aku tidak berharap banyak dan masih deg-degan. Perjalanan masih panjang! di tengah hiruk pikuknya teman-temanku pendukung United yang bersemangat dan bernyanyi tanpa henti, entah kenapa hatiku masih lemas dan deg-degan tak sabar menanti.

Begitu babak kedua dimulai, semakin gemas dan deg-degan sampai akhirnya tiba gol Ronaldo...wiuhhhhhh kakiku ini seakan bertenaga lagi, suaraku seakan mempunyai kekuatan yang luar biasa untuk ber-chant bersama teman-temanku.

Akhirnya peluit berbunyi dan rasa lega dan bahagia yang luar bisa menyusup dan merasukiku yang akhirnya tidak bisa tidur (padahal mesti ngantor duhh)...

sungguh moment yang sangat indah saat hati dan jiwa ini mencicipi kenyataan indah yang terbentang di hadapan...
sebuah kebanggan untukku dapat merayakannya bersama teman-temanku (minus Ami dan mas Herwin yg harus pulang setelah babak pertama hix)...
sebuah senyum dan perasaan yang meletup-letup yang kubawa sepanjang hari ini


akhirnya deretan statistik itu pun hanya bisa terkulai lemas sperti Mourinho yang terlihat sangat terpukul (namun bisa ditutupi oleh senyum dan pelukannya ke Fergie) dan membungkam egonya yang selalu terpancar dari kata-kata yang terucap dari bibirnya yang malam itu membentuk lengkungan sedih...

Goodbye Mourinho...
hari ini..kali ini..United yang melaju! kami pendukung United yang berteriak senang!
simpan semua data dan statistik itu...
Setan Merah sekali lagi membuktikan kelasnya!

Glory ManUnited !
Glory United Indonesia !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dir9ahayu United Indonesia!

Pastinya bukan hal yang mudah walaupun terbilang muda. Sembilan tahun sudah United Indonesia berdiri, melewati aral yang melintang. Tak semua berjalan mulus, tak semua sesuai harapan tapi entah mengapa cinta kepada komunitas ini tak pernah padam Lebih dari sekedar tulisan, lebih dari sekedar rasa, terkadang terasa di luar akal sehat dan membuat terus bertanya, apa yang membuat komunitas ini begitu istimewa di hati? Dan hanya bisa menjawab di United Indonesia ini aku, kita bertemu keluarga yang walau dengan semua masalah, intrik, selisih paham dan tingkah yang kadang membuat kita emosi, menghela nafas panjang dan mengelus dada tetap membuat kita rindu. Terlalu banyak cinta di rumah ini sehingga tak ada ruang untuk kebencian, kesedihan dan kekecewaan. Semoga rumah ini tetap kokoh berdiri menjadi rumah yang selalu memberi kesejukan, ketentraman dan kedamaian untuk para penghuninya dan semakin kuat menghadapi derasnya ujian waktu untuk melangkah lebih maju. Perjuangan itu takkan...

Suatu hari nanti Indonesiaku...

Suatu hari nanti... Senyumnya akan berkawan damai Lembutnya akan mengajarkan kasih Hangatnya akan selalu memberikan harapan Suatu hari nanti... Budaya yang penuh keindahan ini akan menngajarkan indahnya keragaman pada dunia dan menjadi cahaya yang bersinar gagah Bukan hanya menjadi pengikut Tetapi akan menjadi panutan Tempat yang selalu menjadi muara dari segala rinduku Tempat yang selalu menjadi rumahku Tanah tumpah darahku "Di sana tempat lahir beta Dibuai dibesarkan bunda Tempat berlindung di hari tua Tempat akhir menutup mata" - Ismail Marzuki, Indonesia Pusaka Semoga suatu hari nanti cahaya itu bersinar sebelum senja datang memanggilku.

Mooncake...and its stories

Setiap tanggal 15 bulan delapan penanggalan cina, dikenal juga dengan peringatan makan kue bulan. Ada beberapa versi dan ini beberapa ceritanya. Versi Hou Yi - Chang-Er =================== Zaman dahulu kala, dilangit terdapat 10 matahari menghangatkan langit. Selama musim panas, Kesepuluh matahari bersinar sangat terik dan mengakibatkan kekeringan sehingga kehidupan menjadi sulit bagi Sang Kaisar dan para rakyatnya. Sang Kaisar kemudian memanggil pemanah terkenal yang dapat memanah sangat jauh dengan ketepatan tinggi bernama Hou Yi. Kaisar memerintahkan Hou Yi untuk memanah sembilan dari sepuluh matahari dari langit dengan menggunakan kesembilan panah saktinya. Hou Yi berhasil memanah kesembilan matahari dan musim panas menjadi normal kembali, rakyat pun hidup sejahtera. Berkat keberhasilannya, Kaisar menghadiahkan Hou Yi dengan uang dan perhiasan yang banyak. Hou Yi mengambil uang tersebut untuk menikahi wanita yang sangat ia cintai bernama Chang Er. Pernikahan ini sangat meriah dan k...